Minggu, 07 Oktober 2012

Samsung Galaxy Note 10.1

Samsung baru-baru ini memperkenalkan produk unggulan terbarunya, Galaxy Note 10.1. Perangkat tablet anyar tersebut menawarkan pengalaman baru dalam penggunaan gadget pintar yang diperkaya dengan fitur-fitur andalan.

Tampil dengan layar 10 inci dengan resolusi 1280 x 800 pixel, Galaxy Note 10.1 berjalan di sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). Memiliki kamera belakang dengan ketajaman 5MP (autofokus + LED Flash) dan kamera depan 1,9MP, tablet Samsung terbaru ini memiliki kapasitas 16/32/64GB serta mendukung microSD hingga daya tampung 64GB.

Mampu menampilkan kualitas gambar prima full high definiton (HD) 1080p, tablet keluaran terbaru ini dapat "berlari" kencang berkat dapur pacu prosesor quad-core 1,4GHz. Terdapat fitur Multiscreen (membagi tampilan layar menjadi dua display) serta fitur sharing seperti AllShare Play yang dapat menghubungkan perangkat secara nirkabel dengan perangkat Samsung lainnya untuk menonton film, melihat gambar atau mendengarkan musik.

Fitur yang disematkan pada tablet ini seperti teknologi Bluetooth v4.0, Host USB2.0, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct serta Wi-Fi Channel Bonding. Tak ketinggalan, Galaxy Note 10.1 yang mendukung jaringan HSPA+ (21Mbps) / HSUPA (5,76Mbps), Quad Band 850/900/1900/ 2100 Mhz ini juga dilengkapi dengan A-GPS (versi 3G) dan S-GPS (versi WiFi) serta Glonass.

Fitur pintar lainnya seperti Smart Stay, memungkinkan tablet dengan bobot sekira 600 gram ini tetap menyala selama mata masih menatapnya. Ketika pengguna tengah membaca artikel atau mencari halaman web, Galaxy Note 10.1 akan mendeteksi wajah dan mata, sehingga layar tidak akan redup.

Galaxy Note 10.1 mengandalkan baterai Li-ion 7.000mAh. Pengguna dapat menjalankan aplikasi bawaan seperti S Note, yang membantu pengguna melakukan proses publikasi digital. Selain itu membuat dokumen dengan template desain yang telah disediakan, seperti majalah, buku harian, catatan dan lain-lain.

Pengguna juga dapat menggabungkan beberapa data seperti tulisan, gambar, grafik peta, suara serta klip video. Tidak hanya itu, terdapat pula Adobe Photoshop Touch, yang memungkinkan Google untuk mencari gambar, kemudian gambar itu dapat digabungkan, menambahkan tulisan atau efek visual.

Aplikasi edit gambar/foto tersebut juga terhubung dengan Creative Cloud untuk berbagi atau mempublikasikan karya yang telah dibuat. Creative Cloud ini memberi penyimpanan gratis sebesar 2GB.

S Pen pada Galaxy Note 10.1 memiliki tekanan sensitif dengan kalibrasi 1024 kali lebih sensitif untuk menghasilkan ketepatan terbaik dalam pengalaman tulis tangan profesional pada layar tablet anyar ini. Presisi titik pena memiliki akurasi terbaik untuk menciptakan ketepatan garis serta gambar yang lebih detail.

Fitur Palm Rejection guna mencegah sentuhan yang tidak diharapkan, telah ditingkatkan lebih baik ketimbang seri Galaxy Note sebelumnya.

Samsung Galaxy Note 10.1 siap menggebrak pasar tablet PC di Indonesia mulai 1 September 2012. Perangkat mutakhir tersebut dibanderol seharga Rp6,999 juta. Disediakan harga diskon sebesar Rp5,959 juta bagi pembeli awal dengan ketentuan yang berlaku.
(amr)

Selasa, 02 Oktober 2012

The Smurfs

Sejak awal scene aku ragu akan dapat menikmati film ini sampai selesai. Dan memang begitulah adanya.. Film ini mengingatkanku pada Home Alone, menarik waktu kutonton pada kemunculannya pertama kali. Tapi menjadi garing saat menontonnya lagi di layar kaca, saat si kecil McAuley Culkin bahkan sudah punya anak kecil. Bisajadi tak ada yang salah dengan film ini, hanya memang peruntukkannya betul-betul untuk anak-anak. Terlalu sederhana baik jalan cerita, penghayatan peran, dialog, dan humor-humor yang coba ditampilkan.
Film The Smurfs diangkat dari seri komik Belgia dengan judul yang sama. Meski di Indonesia tak seterkenal cerita Donald Bebek atau Mickey Mouse, namun cerita tentang kurcaci-kurcaci kecil ini cukup dikenal terutama dengan penggunaan ‘smurf’ pada setiap kalimat yang mereka ucapkan. Pada cerita ini ada enam sosok smurf yang ditampilkan, yaitu Papa Smurf (Jonathan Winters), sebagai sosok ayah dan kepala keluarga dari kelompok smurf ini, Smurfette (Katy Perry) satu-satunya perempuan di kampung smurf, Brainy Smurf (Fred Armisen) sang pemikir, Gutsy Smurf (Alan Cumming) si nekat, Grouchy Smurf (George Lopez) si pengeluh, dan Clumsy Smurf (Anton Yelchin) si ceroboh. Masing-masing nama smurf memang diberikan berdasarkan kepribadian masing-masing.
Dikisahkan penghuni kampung smurf ini akan menggelar pesta. Clumsy yang tidak dilibatkan dalam pesta tersebut kemudian membuat sedikit keonaran. Saat ia menjauhkan diri dari persiapan keriuhan pesta rupanya ia telah beranjak memasuki rumah Papa Smurf. Mendapati bahan ramuan si Papa menipis, Clumsy berinisiatif untuk mencarikan baha-bahan tersebut. Papa Smurf menolak karena dia mendapatkan ‘penglihatan’ akan ancaman yang segera datang dan melibatkan Clumsy. Tapi si ceroboh kecil ini rupanya tak peduli dengan larangan tersebut dan segera beranjak menuju hutan. Maka penyihir Gargamel (Hank Azaria) yang sudah lama menunggu momentum itupun segera ambil tindakan.
Gargamel sudah lama ingin menangkapi para smurf sebagai bahan ramuan untuk meningkatkan kekuatan sihirnya. Kecerobohan Clumsy telah membuka jalan bagi Gargamel untuk memasuki perkampungan smurf yang selama ini tertutupi selaput gaib tak kasat mata. Bersama kucingnya, Azrael (Frank Walker), ia pun dengan membabi buta menyerang perkampungan makhluk mungil berwarna biru tersebut. Dalam kekacauan itu Clumsy terpecah dari rombongan yang kemudian disusul 5 smurf lain hingga akhirnya mereka terjebak dalam portal yang menghantarkan mereka ke dunia lain: New York!
Setelah petualangan menyusuri kota dan dikejar-kejar oleh Azrael dan Gargamel yang menyusul memasuki portal, akhirnya mereka tinggal di rumah pasangan Patrick (Neil Patrick Harris) dan Grace (Jayma Mays) yang tengah menunggu kelahiran bayi mereka. Kedatangan makhluk asing ini tentu saja berpengaruh dalam kehidupan mereka berdua. Buat Patrick yang tengah mengalami kepanikan ancaman pemecatan sang bos, dan Grace di tengah kesepiannya di rumah sendirian dan menunggu kelahiran anak pertamanya.
Raja Gosnell mencoba memadukan konflik keluarga muda dan konflik keterpisahan sekelompok smurf dari komunitasnya ini dengan banyolan-banyolan namun terasa terlalu klise. Kehadiran Gargamel beberapa kali mengundang tawa, tapi sebagian besarnya justru membosankan. Begitupun dialog dewasa yang dimunculkan pun terdengar kurang greget.
Yup, seperti yang kutulis di awal, mungkin film ini oke-oke saja tapi rasanya memang terlalu sederhana. Satu yang masih bisa kunikmati adalah sosok mungil biru itu cukup mirip dengan imajinasi yang selama ini hadir di benakku tentang smurf. Senang membayangkan mereka bertebaran di tempat tidurku.. :) Tapi satu hal yang tidak menyenangkan -selain aku ga bisa betul-betul tertawa mengapresiasi film ini- adalah fakta bahwa Azrael adalah kucing jahat.. mustinya kucingnya ga jahat :( 

Sutradara: Raja Gosnell
Produser: Jordan Kerner
Penulis: J David Stem, David N. Weiss, Jay Scherick, David Ronn (screenplay), J. David Stem, David N. Weiss (screen story), Peyo (characters, The Smurfs) Pemain: Neil Patrick Harris, Jayma Mays, Hank Azaria, SofĂ­a Vergara, Tim Gunn, Jonathan Winters, Katy Perry, Fred Armisen, Alan Cumming, Anton Yelchin, George Lopez, Jeff Foxworthy, Paul Reubens, Gary Basaraba, John Oliver, Kenan Thompson, B. J. Novak, Joel McCrary, Wolfgang Puck, John Kassir, Tom Kane, Frank Welker, Joan Rivers, Liz Smith, Tom Colicchio, Olivia Palermo, Michael Musto
Musik: Heitor Pereira
Sinematografi: Phil Meheux
Editing: Sabrina Plisco
Studio Columbia Pictures/Sony Pictures Animation/Kerner Entertainment Company Durasi: 102 menit
Durasi: 102 menit

Minggu, 30 September 2012

Evelin's Bio

Hi..!! I wanna tell you about me..
I'm Evelin, 16 years old.
My hometown in Semarang.
Sedes Senior High School is my school.
I'm just ordinary girl..
C'mon join my Blog.. :) Thank You